menghitung perubahan berat badan istrinya tiap ons tiap hari. Jika saja para tamuku tidak datang sewaktu malam gelap, berani taruhan Pak RT bisa menaksir berapa rata-rata usia tamuku sekaligus meramal-ramal siapa saja di antara mereka yang akan mati dengan wajar dan siapa saja yang bakal tewas dengan tidak wajar, seperti mati di penjara Nusakambangan atau mampus didor regu penembak.
Semalam Pak RT menggelar pertemuan dengan beberapa warga—seluruhnya laki-laki. Sebagai pensiunan tentara berpangkat Sersan Dua, dia membuka pergunjingan layaknya komandan membrifing para prajuritnya. Sambil membuka catatan yang telah dia siapkan, dia mengutarakan pendapatnya mengenai peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi di permukaan bumi. Dia memulainya dengan membahas konflik di Libia, lalu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II dan menyambungnya dengan penggerebekan panti pijat.