Tuesday, April 5, 2011

Bibir Brutal para Lelaki

menghitung perubahan berat badan istrinya tiap ons tiap hari. Jika saja para tamuku tidak datang sewaktu malam gelap, berani taruhan Pak RT bisa menaksir berapa rata-rata usia tamuku sekaligus meramal-ramal siapa saja di antara mereka yang akan mati dengan wajar dan siapa saja yang bakal tewas dengan tidak wajar, seperti mati di penjara Nusakambangan atau mampus didor regu penembak.
Semalam Pak RT menggelar pertemuan dengan beberapa warga—seluruhnya laki-laki. Sebagai pensiunan tentara berpangkat Sersan Dua, dia membuka pergunjingan layaknya komandan membrifing para prajuritnya. Sambil membuka catatan yang telah dia siapkan, dia mengutarakan pendapatnya mengenai peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi di permukaan bumi. Dia memulainya dengan membahas konflik di Libia, lalu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II dan menyambungnya dengan penggerebekan panti pijat.

Umar dan jenggot


etelah membaca kisah Umar yang berjenggot, tulisan Mas Herman Hasyim disini. Entah kenapa saya selalu memikirkan tentang jenggot. Kenapa saat ini ada ketakutan tersendiri melihat orang berjenggot. Apakah jenggot identik dengan gerakan radikal tertentu?
Padahal dengan tumbuhnya jenggot di janggut, maka ketahuanlah kalau Icha bukanlah wanita, tapi lelaki tulen bernama Rahmat Sulistyo (ingat kasus Icha alias Rahmat, istri Umar dari Bekasi. Ini Umar yang lain, bukan Umar dalam kisah Mas HH).
Padahal Cleopatra, sang Ratu Mesir yang terkenal dengan kecantikannya pun berjenggot. Jenggotnya tentu bukan jenggot biasa, tapi jenggot palsu yang digunakan pada saat-saat tertentu, terutama saat upacara atau rapat resmi kerajaan Mesir.
Hmmm…bicara tentang Cleopatra, Cleopatra yang mana ya? Ternyata ada lebih dari satu Cleopatra. Cleopatra manakah yang sangat terkenal itu?